Senin, 05 Mei 2014

AKUNTANSI BIAYA (0113U109) Dhea Ulva

 Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisis terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barangatau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang. Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai.

Definisi[sunting | sunting sumber]

Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya menurut beberapa pakar
  • Menurut Schaum
Akuntansi biaya adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan.
  • Menurut Carter dan Usry
Akuntansi biaya adalah penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

Objek biaya[sunting | sunting sumber]

Objek biaya (cost object) atau tujuan biaya (cost objective)[1] adalah sebagai suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut adalah aktivitas atau item-item yang dapat menjadi objek biaya:
  • Produk, Proses
  • Batch dari unit-unit sejenis , Departemen
  • Pesanan pelanggan, Divisi
  • Kontrak, Proyek
  • Lini produk, Tujuan strategis

Pendekatan akuntansi biaya[sunting | sunting sumber]

Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), dan biaya berdasarkan hasil (akuntansi throughput).

Revolusi dalam akuntansi biaya[sunting | sunting sumber]

Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi kebutuhan nyata dalam semua organisasitermasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah. Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produkperdagangan produk, atau pemberian jasa dengan bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap akuntansi biaya.[2]

Pengajaran dalam akuntansi biaya[sunting | sunting sumber]

Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik, departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.

Manfaat akuntansi biaya[sunting | sunting sumber]

Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.[3]

Keterbatasan dalam sistem akuntansi biaya[sunting | sunting sumber]

Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya, terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk-produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya hargadepartemenakuntansi menghabiskan banyak waktu hanya untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena adanya perubahan peraturan pelaporan.[3]

Keseruan Stand Up Comedy ( 0113U109 )


Stand Up Comedy Festival

Saya mungkin termasuk salah satu dari berjuta orang yang sangat berbahagia melihat perkembangan dunia stand up comedy di Indonesia saat ini.  Terlebih sejak “Stand Up Comedy Show” hadir di Metro TV dari pertengahan September 2011 lalu, dari hanya seminggu sekali sampai kini menjadi tiga kali seminggu. Mungkin Metro TV tidak akan klaim sebagai televisi yang pertama kali menghadirkan genre ini ke layar televisi, tapi bolehlah kami turut berbangga karena ikut membantu mempopulerkan. Banyak kabar dari berbagai daerah di pelosok yang membuat saya terkaget-kaget, mereka menyatakan kegemarannya pada program stand up comedy yang di hadirkan dan dampaknya luar biasa untuk daerah mereka terutama komunitas pencinta stand up comedy.  Buat saya, makin banyak televisi yang juga melirik stand up comedy sebagai alternatif di dalam tayangannya yang makin baik, dan sangat postif dalam membantu memperkenalkan genre ini, walau salah-salah sedikit dalam menterjemahkan ya dimaklumilah.

Dalam pertumbuhannya sampai saat ini tentu stand up comedy kita belumlah ideal. Masih perlu banyak dikobarkan, diberi wahana bermain, dan diberi kesempatan. Kenal teori saja mungkin tidak cukup jadi bekal untuk menjadi comic handal, mempunyai bakat lucu saja juga tidak jaminan mampu bisa berkembang terus. Sebagai sesama orang-orang masih mencari bentuk dan  mengembangkan dunia stand up comedy,  tentu saya juga tergugah ingin memberikan sumbangsih dengan kapasitas saya sebagai pekerja industri.

Beberapa bulan lalu sampai saya bertemu dengan Sammy, ketua @StandUpIndo periode saat ini dan membicarakan kemungkinan adanya kerjasama membuat sebuah acara yang bisa menjadi salah satu referensi untuk para penyuka dan penggerak stand up comedy, berkumpul dan bergembira dalam satu rumah stand up comedy. Di acara itu kita juga akan melihat potensi talenta baru tampil dan tentu juga para comic handal saat ini.

Dari beberapa kali pertemuan dan pembicaraan internal di dalam Metro TV,  maka akhirnya kerjasama ini bisa direstui. Syukurlah!

So, seperti apa acaranya?
15-16 Juni 2013, lokasi Hall Basket Senayan akan jadi tempat dimana kita akan disajikan berbagai rangkaian All Star Comic Show, Street Comedy, Open Mic, Bazaar, Meet And Greet Comic idola Anda dan lain-lain dari siang hingga malam hari. Rangkaian acara dan comic yang tampil berbeda tiap harinya, jadi mudah-mudahan bisa memberikan kesempatan comic lebih luas lagi.

Bayar ga?
Yah bayarlah sob, lu gila apa minta gratis. Bikin acara seperti ini butuh budget besar, tapi saya sadar bahwa kami juga tidak ingin jual tiket ini mahal. Karena buat kami memberikan kebersamaan dalam tawa bersama para comic-comic kesayangan kita jauh lebih bernilai dan tentunya memberi bukti bahwa stand up comedy mempunyai tempat di penggemarnya. Harga nanti akan diumumkan secara resmi, tapi yah kurang lebih senilai kalian nonton ke bioskop daerah Senayan di malam minggulah. Masih mahal harga bawang putih sekilo sih.

Apa yang kita butuhkan dari para pencinta stand up comedy di Indonesia?

Doa dan partisipasi untuk meramaikan.
Hadirlah nanti dengan teman-teman kalian, ajak keluarga, rasakan keseruan nonton stand up comedy langsung. Ketemu ratusan comic yang mungkin kalian idolakan dan bisa tertawa bersama. Saya percaya tertawa mampu membuat kita jadi lebih akrab, minimal jadi sok akrab.

Tunggu kabar selanjutnya.
Jaga kesehatan dan dompet Anda untuk acara ini nanti.
 

Akuntansi Manajemen (0113U109)


RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN
SEBAGAI INFORMASI



PENDAHULUAN
Akuntansi Manajemen
            Adalah proses pengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi/keuangan, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi manajemen yang menggunakan informasi tersebut di mana titik sentralnya untuk pihak-pihak di dalam organisasi/perusahaan.
Contoh :
·         Kalkulasi biaya produk.
·         Kalkulasi biaya suatu aktivitas.
·         Kalkulasi biaya suatu department.

Sistem Pelaporan Dengan Umpan Balik



                  =   Umumnya Personil Non Akuntansi.
                  =   Umumnya Personil Akuntansi.
                  =    Pengawasan Bagian Akuntansi.

Fungsi Akuntansi Dalam Organisasi

            Dipandang dari tugas, fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi dibagi dua kelompok, yaitu :
1.    Fungsi Garis (Link Manager)
       Adalah para pejabat/pegawai atau bagian tertentu dalam suatu organisasi yang mempunyai tugas langsung berhubungan dengan pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.
       Contoh :
       Para manajemen lini seperti :
·        Manajer produksi Sedan.
·        Manajer Prtoduksi Motor
·        Manajer Produksi Bus
     
2.    Fungsi Staf
       Adalah pegawai atau bagian yang mempunyai tugas tidak langsung dalam mencapai tujuan organisasi/perusahaan, lebih menekankan pemberian jasa konsultasi, pelayanan dan informasi kepada staf fungsi garis.
      Contoh :
Eksekutif  Yang Mengurus Hubungan Dengan Pemerintah

Ruang Lingkup Manajemen

1.   Organisasi dan Tujuan Organisasi
      Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan.
      Contoh :
§  Panitia 17 Agustus
§  Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat
§  PT Indofood
§  Departemen Keuangan


2.   Strategi
      Adalah pemilihan alternatif untuk mencapai tujuan bagi perusahaan. Satu set strategi yang perlu dijalankan bagi organisasi yang bertujuan mendapatkan laba, yaitu :
a.    Memilih produk/jasa apa yang hendak dijual.
b.    Bagaimana membuat produk/jasa.
c.    Bagaimana memasarkannya.
3.   Struktur Organisasi
      Adalah gambar tentang kelompok-kelompok kerja atau tempat-tempat pimpinan. Serta penjelasan mengenai tugas, tanggung jawab dan wewenang.
     

Fungsi Manajemen

1.   Planning
      Adalah keputusan tentang apa yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan.
2.   Coordinating
      Adalah koordinasi dalam melaksanakan planning/perencanaan yang telah ditetapkan, supaya bisa berjalan seperti yang diharapkan.
3.   Directing
      Adalah pengawasan dari pelaksanaan planning pada saat planning tersebut dijalankan, di sini termasuk pengarahan dari orang-orang yang menjalankan planning tersebut
4.   Controlling
      Adalah pengawasan dari hasil pelaksanaan planning yang biasanya dijalankan dengan membandingkan antara planning dengan pelaksanaan sesungguhnya.




JENIS-JENIS INFORMASI AKUNTANSI
SERTA PERBEDAAN AKUNTANSI MANAJEMEN
DAN AKUNTANSI KEUANGAN


Jenis-jenis Informasi Dalam Perusahaan
Informasi
Adalah hasil/output pengolahan data yang terorganisir dan berguna bagi orang yang menerimanya.
Informasi dibutuhkan manusia untuk mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan

Gambar jenis-jenis Informasi dalam Perusahaa



Keterangan :
a    Informasi Kualitatif
      Contoh : Telah dibangun realestate disebelah selatan Jakarta
a    Informasi Kuantitatif
      Contoh :Telah dibangun 30.000 unit rumah di sebelah timur Jakarta
a    Informasi Akuntansi
      Contoh :Keuntungan Setelah Pajak PT Wanodya Rp.200 milyar
a    Informasi Non Akuntansi
      Contoh : 400 orang karyawan PT Tata keracunan makanan
a    Informasi Operasi
      Contoh : Jumlah  Bahan baku yang digunakan 200 lembar Kayu Lapis
a    Informasi Laporan Keuangan
            Contoh : Neraca , Rugi Laba, Laporan Laba ditahan, Laporan ARus Kas dll.
a    Informasi Akuntansi Manajemen
      Contoh :   Anggaran, Laporan Biaya Produksi, Laporan pendukung pemilihan
                        alternatif.

Jenis-jenis Informasi Akuntansi Untuk Manajemen

1.   Akuntansi Biaya Penuh (Full Cost Accounting)
      Ialah jumlah seluruh biaya langsung yang berkenaan dengan item tersebut ditambah bagian yang layak dibebankan pada item tersebut dari biaya tidak langsung.
Full Cost bisa berbentuk : :
  1. Biaya Produksi Berdasarkan Full Costing + Biaya Pemasaranl + Biaya Administrasi
  2. Biaya Produksi berdasarkan Variable Costing + Biaya Pemasaran Variabel + Biaya Administrasi Variabel + Biaya OHP Tetap + Biaya Pemasaran Tetap + Biaya Administrasi Tetap.
  3. Unit Level Activity Cost + Batch Level Activity Cost + Product Level Aktivity Cost + Facility  Level Activity Cost
2.   Akuntansi Biaya Diferensial (Differensial Accounting)
      Ialah informasi keuangan yang akan digunakan dalam membantu untuk menentukan alternatif mana yang dipilih, dimana biaya-biaya yang berbeda antara satu set kondisi/alternatif yang satu dengan kondisi yang lain dan merupakan biaya yang akan datang
      Contoh :
·         Informasi-informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan membeli atau  membuat
·         Informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan menjual atau memproses lebih lanjut
3.         Akuntansi Pertanggung jawaban (Responsibility Accounting)
      Ialah informasi keuangan dengan tujuan untuk pengendalian biaya, dimana setiap pusat pertanggungjawaban yang dipimpin seorang manajer (pimpinan) bertanggung jawab atas pelaksanaan perencanaan yang telah dibuat.
      Contoh :
·         Informasi menganai jumlah biay yang telah dikeluarkan dari suatu departemen/Divisi
·         Informasi mengani Kentungan yang diperoleh Kantor Cabang di Jakarta

Perbedaan Akuntansi Manajemen Dengan Akuntansi Keuangan

1.   Tidak mempunyai struktur (Formula) tunggal.
2.   Tidak diatur oleh prinsip akuntansi yang diterima umum
3.   Lebih bebas penyajiannya
4.   Termasuk informasi non keuangan.
5.   Lebih ditekankan untuk masa yang akan datang.
6.   Memperhatikan bagian-bagian lebih penting dari keseluruhan.
7.   Kurang menekankan pada kepastian.
8.   Bukan penilaian terakhir.
 :

Jenis-jenis Laporan Akuntansi

1.   Laporan untuk manajemen.
2.   Laporan untuk perhitungan pajak.
3.   Laporan Khusus
4.   Laporan keuangan yang diaudit.
: